Cara Memasang Paving Block

Menggunakan paving block sebagai pelengkap rumah kita atau area tempat tinggal kita merupakan pilihan yang tepat. Paving yang ada sekarang untuk masalah ketahanan di jamin tahan lama karena material pembuatnya yang semakin berkembang sehingga menghasilkan paving yang benar-benar kokoh. Selain bisa tahan lama bentuk paving dan juga jenisnya semakin beragam saja hal ini terbukti yang pada awalnya paving hanya berbentuk kotak saja namun lama-kelamaan bentuknya semakin bervariasi dan unik. Selain berinovasi dalam bentuk hal yang dilakukan yaitu berinovasi dengan warna. Jika pada masa lalu paving hanya berwarna abu-abu namun sekarang warnanya semakin bervariasi saja karena adanya campuran pewarna ke dalamnya sehingga membuat paving semakin menarik saja.


Memasang Paving Block Yang Benar

Walaupun paving block dipercaya mampu membuat tampilan rumah dan halaman Anda lebih indah menjadi lebih indah namun ketika pemasangannya tidak tepat maka hasilnya akan kurang maksimal. Berikut ini adalah beberapa cara untuk membuat paving yang Anda pasang terlihat rapi. Pertama ratakan tanah yang akan dipasang paving

setelah sebelumnya membersihkan tanah tersebut dari rumput ataupun kotoran lainnya. setelah tahap itu kemudian dilakukan jual tas cartier murah pengurugan dengan bantuan alat agar hasil urugan dapat rata. Untuk masalah ketebalan urugan biasanya disesuaikan dengan elevasi jalan atau bagian lainnya yang akan di paving.

Lahan yang sudah pada tahap ini kemudian diberikan pasir urug atau abu batu dan kemudian ratakan bagian tersebut. Tahap selanjutnya yang dilakukan adalah memasang paving block sesuai dengan kebutuhan dan kreasi Anda. Setelah paving terpasang dengan rapi hal selanjutnya yaitu padatkan paving dengan steamer kodok agar paving menjadi rata dan padat. Jangan lupa setelah itu untuk memberikan abu batu pada celah antar paving agar paving dapat merekat dengan sempurna dan tidak bergeser. Itulah beberapa cara mudah yang bisa Anda lakukan untuk memasang paving sendiri selain hemat tenaga dengan memasangnya sendiri bisa Anda gunakan sebagai media belajar karena siapa tahu suatu saat Anda memerlukannya.

Cara Memasang Paver yang Benar (Conblock)

Cara memasang paving stone (conblok) yang baik dan benar.

Saat memasang pavers atau biasa disebut conblock, perlu diperhatikan ketelitian dan kesesuaiannya dengan prosedur agar struktur berpasangan yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik, rapi dan tahan lama.

Berdasarkan standar SNI 03-2403-1991 tentang tata cara pemasangan blok beton pada permukaan jalan, pekerjaan pengerasan jalan meliputi: pemasangan paving baru, pembongkaran pasangan paving batu lama, perataan sub lantai di bawah lapisan. Perolehan alat bantu kerja dan uji laboratorium untuk mengetahui kualitas kuat tekan jalan aspal.

Berikut langkah-langkah memasang paver / Konblok:

Bahan yang dibutuhkan:

Cobblestone atau biasa disebut Konblok (Conblock) memiliki spesifikasi sesuai kebutuhan. Apakah batu paving berbentuk seperti Holland, kubus, segi enam atau sesuatu yang lain? Apakah tebal paving stone 6 cm atau 8 cm? Apakah pabrikan berkualitas K175, K200 atau K300? Setiap paver memiliki tujuan dan kegunaannya masing-masing. Pastikan itu sesuai dengan kebutuhan Anda. Anda bisa melihat tipe sesuai dengan produk kami.

Sebelum kita mulai memasang lantai, kita perlu memperhatikan kondisi berikut:

  1. Lapisan bawah permukaan
    Pertama Anda perlu meratakan subsoil atau lapisan tanah paling dasar agar memiliki profil dengan kemiringan yang sama dengan yang kita butuhkan untuk kemiringan drainase (limpasan air), yaitu minimal 1,5%. Kita harus memadatkan substrat atau substrat dengan kepadatan minimal 90% MDD (Modified Max Dry Density) sebelum kita melaksanakan pengerjaan pada substrat sesuai spesifikasi teknis yang kita butuhkan. Ini sangat penting untuk kekuatan alas area plester nantinya.
  2. Lapisan bawah dasar
    Pekerjaan lapisan bawah permukaan harus menyesuaikan dengan gambar teknis dan spesifikasi yang kita butuhkan. Profil lapisan permukaan substruktur juga harus mempunyai kemiringan minimal 2%, dua arah melintang ke kiri dan ke kanan. Kemiringan ini sangat penting untuk stabilitas jalan raya kita dalam jangka panjang.